KarenaHak Kekayaan Intelektual (HKI) ini berkaitan erat dengan aspek hukum lainnya seperti aspek teknologi maupun aspek ekonomi, maupun seni.1 Hak Kekayaan Intelektual sebenarnya merupakan bagian dari benda, yaitu benda tidak berwujud (benda immateril). Menurut paham undang-undang yang dimaksud dengan benda ialah tiap-tiap barang dan tiap-tiap Secaragaris besar, hak kekayaan intelektual adalah sekumpulan hak hukum untuk mengungkapkan ide menjadi bentuk nyata berupa properti. Hak-hak tersebut umumnya adalah hak cipta, hak paten, dan hak merek. Menurut UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan) telah diatur berdasarkan Pasal 35 ayat (1) bahwa harta benda yang diperoleh Untukaset yang berwujud (tangible assets), masyarakat dapat melihat secara nyata hasil pembangunan infrastruktur. Tidak hanya digunakan sebagaimana fungsinya, tapi di masa pandemi, banyak gedung milik negara di berbagai wilayah yang dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat sebagai upaya cepat tanggap penanganan pandemi Covid-19. Asettak berwujud adalah sumber daya yang tidak memiliki kehadiran fisik tetapi masih memiliki nilai keuangan jangka panjang untuk perusahaan atau bisnis. Aset tidak berwujud adalah kekayaan intelektual yang dimiliki perusahaan yang dapat digunakan untuk menghasilkan nilai bagi bisnis dari waktu ke waktu. Kekayaan Ekonomi sridianti β€” June 15, 2022 11:11 pm Comments off. Kekayaan, dari sudut pandang ekonomi, adalah kebalikan dari kemiskinan . Ini mengacu pada kelimpahan sumber daya, baik material maupun immaterial, yang dimiliki seseorang (kekayaan individu) atau kelompok ( kekayaan nasional atau sosial). Kekayaan, selalu dilihat dari sudut aT4kp. Apakah Sedulur pernah mendengar aktiva? Ya, istilah tersebut biasa ditemukan dalam hal-hal yang berkaitan dengan akuntansi. Ia sendiri merujuk pada penyebutan benda fisik atau non-fisik yang menjadi kekayaan perusahaan. Dalam pembahasan kali ini, Sedulur akan diajak untuk mengulik apa itu aktiva, mulai dari pengertiannya, sifat, jenis, dan juga contoh-contohnya. Yuk, ikuti terus sampai akhir! BACA JUGA Serba-serbi Panjat Pinang yang Identik dengan Lomba Kemerdekaan Indonesia Depositphotos Aktiva merupakan sebuah istilah dalam dunia akuntansi yang merujuk pada kepemilikan harta, aset, dan kekayaan untuk menunjang kegiatan perusahaan. Ia dapat ditukar dalam bentuk uang tunai atau dengan barang kekayaan sejenis lainnya. Semua barang kekayaan perusahaan yang termasuk ke dalam kategori atau istilah tersebut adalah sumber daya, baik berwujud fisik atau non-fisik. Didapatkan melalui transaksi ekonomi di masa lampau. Aktiva menjadi salah satu komponen penting dalam menunjang operasional suatu perusahaan. Tanpa adanya barang kekayaan, perusahaan tidak akan dapat menjalankan bisnisnya sama sekali. Maka dari itu, walaupun barang tersebut terkesan sepele, namun apabila dibutuhkan dalam rangka pengoperasian bisnis, ia tetap disebut barang kekayaan perusahaan. BACA JUGA Pengertian Fisika Kuantum Beserta Fakta-Fakta Menariknya Sifat-sifat aktiva Depositphotos Telah kita ketahui pada pembahasan sebelumnya bahwa aktiva adalah kepemilikan harta, aset, dan kekayaan untuk menunjang kegiatan perusahaan serta dapat ditukar dalam bentuk uang tunai atau dengan barang kekayaan sejenis lainnya. Sebagai barang kekayaan perusahaan, tentunya ia memiliki beberapa sifat dan karakteristik yang dapat Sedulur amati. Sifat-sifat tersebut termasuk berbentuk fisik dan non-fisik, didapatkan melalui transaksi ekonomi, dimiliki oleh suatu perusahaan, memberikan manfaat di masa depan, dan dapat dipinjamkan. Berikut ini adalah pembahasan lengkapnya. BACA JUGA 15 Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik 2022 Beserta Harganya 1. Berbentuk fisik dan non-fisik Sifat yang pertama adalah berbentuk fisik dan non-fisik. Apabila ia berbentuk fisik, biasanya ia diperuntukkan dalam kegiatan operasional. Contohnya seperti mesin, sumber daya manusia, properti, kas, dan lain-lain. Apabila ia berbentuk non-fisik, biasanya ia merujuk pada kepemilikan benda kekayaan perusahaan tak berwujud, seperti hak paten, kekayaan intelektual, hak sewa, royalti, dan lain-lain. 2. Didapatkan melalui kegiatan ekonomi Sifat yang kedua adalah didapatkan melalui kegiatan atau transaksi ekonomi. Transaksi tersebut telah terjadi di masa lalu. Setiap transaksi yang dilakukan perusahaan akan mengumpulkan aktiva karena pertambahan profit, hibah, dan lain sebagainya. 3. Dimiliki atau dikuasai oleh suatu perusahaan Sifat yang ketiga adalah dimiliki atau dikuasai oleh suatu perusahaan. Kepemilikan tersebut bertujuan untuk menghasilkan nilai yang lebih tinggi. Akun aktiva sendiri dapat berasal dari kepemilikan pribadi, hibah, atau diberi hak pemakaian oleh orang lain. BACA JUGA Daftar Harga Air Mineral Kemasan dan Refill Galon Terbaru 2022 4. Memberikan manfaat di masa mendatang Sifat yang keempat adalah memberikan manfaat di masa mendatang. Ia harus memiliki sisi produktif, dalam artian dapat menambah kas, mengurangi utang. Selain itu, rumus aktiva harus bisa menghasilkan barang dan jasa, melunasi kewajiban perusahaan, memenuhi segala kebutuhan bisnis, dan juga dapat ditukarkan dengan benda kekayaan perusahaan lain yang sejenis. Jadi secara singkat rumus aktiva adalah Aktiva = Hutang + Modal. 5. Dapat dipinjamkan Sifat yang kelima adalah dapat dipinjamkan. Tentunya, sebagai benda kekayaan perusahaan ia harus dapat dipindah tangankan ke pihak lain, namun tetap tanpa menghilangkan status kepemilikan aslinya. Jenis-jenis aktiva Depositphotos Terdapat beberapa jenis dari barang kekayaan perusahaan yang perlu Sedulur ketahui. Jenis-jenis tersebut termasuk aktiva lancar dan aktiva tetap, serta investasi jangka panjang. Di bawah ini merupakan penjelasan lebih lengkapnya. 1. Aktiva lancar Unsplash Jenis yang pertama adalah lancar. Aktiva lancar dapat dengan mudah untuk ditukar atau dicairkan ke dalam bentuk uang tunai. Proses pencairannya pun tidak memerlukan waktu yang lama, hanya berkisar kurang dari satu tahun. Contoh aktiva lancar adalah Kas – Kas perusahaan, bank, dan lembaga keuangan lain. Piutang penghargaan – Pemasukan atau keuntungan perusahaan atas transaksi yang belum dibayarkan oleh pihak terkait. Surat berharga – Surat berharga milik perusahaan dalam jangka waktu tertentu, seperti saham, obligasi. Piutang dagang – Tagihan kepada pengutang atas penjualan yang dilakukan. Piutang wesel –Tagihan kepada penghutang atas pinjaman yang dilakukan. Beban bayar di awal – Pembayaran di muka sebelum suatu kewajiban terpenuhi Peralatan penunjang perusahaan. Persediaan produk yang akan dijual. 2. Tetap, tidak lancar berwujud Unsplash Jenis yang kedua adalah tetap, tidak lancar berwujud. Aktiva tetap adalah jenis barang kekayaan yang sulit diubah bentuknya menjadi kas, atau dicairkan. Dapat disebut juga sebagai tidak lancar. Maka dari itu, ketika sebuah barang kekayaan memiliki sifat tetap dan berwujud, maka ia merujuk pada barang-barang yang memiliki fisik, seperti mesin, kendaraan, bangunan, dan lain-lain. BACA JUGA Cara Daftar Paket Internet Telkomsel Unlimited 2022 & Harganya 3. Tetap, tidak lancar tidak berwujud Unsplash Jenis yang ketiga adalah tetap, tidak lancar tidak berwujud. Ia termasuk ke dalam barang kekayaan yang sulit diubah bentuk dan wujudnya non-fisik. Lazimnya akan disimpan dalam bentuk dokumen serta wajib diperbarui beberapa tahun sekali, namun tetap sulit diubah menjadi kas atau dicairkan. Contoh aktiva tetap tidak berwujud yaitu hak paten, hak cipta, hak sewa, merek dagang, franchise, dan lain-lain. 4. Investasi jangka panjang Unsplash Jenis yang keempat adalah investasi jangka panjang. Dapat berupa suntikan dana atau penanaman modal kepada perusahaan. Tujuannya sudah pasti untuk mendapatkan keuntungan. Namun, keuntungan tersebut tidak akan diperoleh dalam waktu yang cepat, hanya bisa didapatkan ketika investasi telah berlangsung setidaknya selama satu tahun. Nah Sedulur, tadi merupakan ulasan singkat mengenai benda kekayaan perusahaan atau aktiva dan pasiva. Benda kekayaan perusahaan sendiri adalah harta kekayaan yang berupa uang maupun benda lain dimana ia dapat dinilai dengan uang ataupun yang tidak berwujud secara nyata. Sedangkan pasiva merupakan saham atau kekayaan yang tidak memberikan bunga atau keuntungan. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan umum dan wawasan Sedulur, ya! Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Aktiva lancar adalah komponen yang dilihat calon investor dan pemberi kredit usaha. Ketahui penjelasan dan cara menghitungnya agar dilirik mereka. Sebuah usaha pasti memiliki kekayaan yang digunakan dalam kegiatannya untuk mencetak laba. Dalam istilah bisnis dan akuntansi, kekayaan itu disebut aktiva yang antara lain bisa dibedakan menjadi aktiva lancar dan aktiva tidak lancar. Sebagai pengusaha, memahami apa itu aktiva lancar adalah kewajiban, begitu juga apa itu aktiva tidak lancar. Di sini akan dibahas sederet hal tentang aktiva lancar, termasuk jenis, contoh, dan cara menghitungnya. Baca Aktiva adalah Definisi, Jenis, dan Contohnya Pengertian Aktiva Lancar Ketika berbicara tentang kekayaan, sebagian orang akan mengacu pada uang, properti, kendaraan, perhiasan, atau harta lain yang berwujud. Dalam dunia bisnis, kekayaan yang disebut aktiva bermakna lebih luas. Kamus Besar Bahasa Indonesia bagian ekonomi dan keuangan memuat lema aktiva dengan definisi harta kekayaan baik yang berupa uang maupun benda lain yang dapat dinilai dengan uang ataupun yang tidak berwujud secara nyata. Di sini disebutkan bahwa, selain benda berwujud, benda yang tak berwujud juga bisa disebut kekayaan. Kamus yang sama menjelaskan bahwa aktiva lancar adalah kas, bank, dan sumber lain yang dapat dicairkan, dijual, atau dinilai dengan uang atau dipakai habis dalam satu tahun atau dalam siklus kegiatan normal jika melampaui satu tahun. Entitas perusahaan tak bisa dilepaskan dari keberadaan aktiva lancar alias current assets. Aktiva lancar adalah aset atau kekayaan yang tersedia dan bisa dimanfaatkan untuk membayar pengeluaran perusahaan sehari-hari. Jika bukan dalam bentuk kas, aset itu dapat dialihkan atau dikonversi menjadi kas dengan cepat dalam waktu satu tahun. Karena itu, aktiva lancar juga disebut aset likuid lantaran mudah dicairkan. Aktiva lancar dapat dimanfaatkan untuk pengeluaran rutin ataupun pengeluaran tak terduga. Contoh penggunaan aktiva lancar adalah membayar upah pegawai, membeli bahan baku produksi, membayar sewa, membayar utang usaha, dan membayar tagihan utilitas seperti air, listrik, serta Internet. Setelah digunakan, aktiva lancar diisi lagi dengan memasukkan hasil penjualan atau aset likuid lain yang diperoleh dalam operasi usaha. Aktiva lancar adalah komponen yang ada dalam neraca keuangan perusahaan. Biasanya aktiva lancar disusun secara urut berdasarkan likuiditasnya, yakni aktiva yang paling likuid adalah yang paling pertama muncul. Neraca sendiri merupakan salah satu laporan keuangan yang mesti dibuat oleh perusahaan setiap tahun. Akuntan harus menghitung aktiva lancar dalam pembukuan untuk mengetahui arus kas perusahaan dan memastikan semua pengeluaran dapat dibayar demi kelancaran usaha. Dari penjelasan tersebut, ada tiga karakteristik aset lancar yang bisa disimpulkan, yaitu 1. Siklus Konversi Singkat Aset-aset yang termasuk aktiva lancar dapat dengan singkat dikonversi menjadi bentuk aset lain dalam siklus tertentu. Cara kerja siklus itu bisa digambarkan dengan contoh pemanfaatan kas untuk proses produksi. Kas diambil untuk membeli bahan mentah, lalu diubah menjadi barang jadi, lantas barang jadi dijual sehingga menjadi piutang, dan terakhir piutang menjadi kas lagi. 2. Keputusan Berulang dan Cepat Karena aktiva lancar berumur sangat pendek maksimal satu tahun dan sering diubah menjadi aktiva lancar lain, keputusan yang berkaitan dengan aktiva tersebut juga bersifat berulang dan memerlukan pengambilan keputusan yang cepat. Misalnya pemanfaatan kas untuk membayar tagihan listrik rutin bulanan. 3. Saling Terkait Komponen aktiva lancar terkait dengan keputusan bisnis dalam manajemen modal kerja. Hal ini terlihat dalam siklus aktiva lancar. Misalnya, ketika sebuah usaha memerlukan persediaan kas, pemilik usaha bisa memutuskan untuk menawarkan diskon kepada debitor agar realisasi penjualan lebih cepat sehingga ada tambahan kas masuk dari hasil penjualan. Photo by Nick Youngson Baca Aktiva Tetap Definisi, Jenis, Contoh, dan Cara Mencatat Jenis dan Contoh Aktiva Lancar Aktiva lancar adalah barang atau benda berharga yang menurut rencana bisnis akan digunakan atau dikonversi menjadi kas dalam satu tahun dan dianggap sebagai investasi jangka pendek. Ada enam jenis aktiva lancar yang utama. Berikut ini rinciannya dan contohnya 1. Kas dan setara kas Kas dan setara kas adalah aktiva lancar paling likuid dalam neraca keuangan. Kas adalah uang tunai, sementara setara kas adalah investasi jangka pendek apa pun yang mudah dikonversi menjadi kas. Contoh mata uang, saldo rekening giro, obligasi pemerintah jangka pendek tanggal jatuh tempo tiga bulan atau kurang, dan kas kecil petty cash. 2. Surat berharga Surat berharga adalah investasi jangka pendek yang diharapkan dapat diubah menjadi kas dalam waktu satu tahun atau kurang. Contoh sertifikat deposito, rekening pasar uang, cek, dan wesel. 3. Piutang Piutang mencakup setiap uang terutang dari pelanggan yang berasal dari pembelian secara kredit. Contoh toko roti menjual 100 paket roti kepada pelanggan. Pelanggan membayar pembelian itu secara kredit dalam tiga bulan. Makan toko roti memiliki piutang dari pelanggan tersebut yang akan cair dalam tiga bulan. 4. Inventaris dan persediaan Inventaris dan persediaan termasuk bahan mentah, unit dalam produksi, dan barang jadi, seperti baja, kendaraan yang belum dirakit, dan pakaian jadi. 5. Biaya dibayar di muka Biaya dibayar di muka adalah pengeluaran yang dibayar dalam satu periode akuntansi tapi dikonsumsi dalam periode mendatang. Contoh polis asuransi, sewa lahan parkir, dan sewa kendaraan. 6. Aset likuid lain Ada banyak macam aset likuid dalam perusahaan. Aset ini masuk dalam pembukuan dengan jaminan dibayarkan dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Contoh pengembalian pajak dan bon upah karyawan. Rumus dan Cara Menghitung Aktiva Lancar Menghitung aktiva lancar adalah tugas yang terbilang mudah. Rumus aktiva lancar sangat sederhana. Cukup jumlahkan semua jenis aktiva lancar yang tercatat dalam jurnal. Ada dua langkah utama dalam menghitung aktiva lancar, yaitu Pertama, kumpulkan semua macam aset yang bisa dikonversi menjadi kas dalam jangka waktu setahun atau lebih cepat dalam neraca keuangan. Aset itu termasuk kas, setara kas, persediaan, piutang, surat berharga, biaya dibayar di muka, dan aset likuid lain. Lalu hitung semua aset itu dengan menjumlahkannya satu per satu hingga mendapatkan angka terakhir. Jadi rumus aktiva lancar adalah Kas dan setara kas + Surat berharga + Piutang + Inventaris dan persediaan + Biaya dibayar di muka + Aset likuid lain Contohnya dalam neraca keuangan usaha kerajinan tangan didapat aktiva lancar sebagai berikut Kas dan setara kas Rp Surat berharga Rp Piutang usaha Rp Inventaris dan persediaan Rp Biaya dibayar di muka Rp Aset likuid lain Rp Maka jumlah aktiva lancar usaha itu adalah Rp + Rp + Rp + Rp + Rp + Rp = Rp Dalam neraca akan tercatat Aktiva Lancar Jumlah Kas dan setara kas Rp Surat berharga Rp Piutang usaha Rp Inventaris dan persediaan Rp Biaya dibayar di muka Rp Aset likuid lain Rp Rp Demikianlah ulasan tentang aktiva lancar. Catatan aktiva lancar adalah salah satu yang dilihat investor dan lembaga penyedia pinjaman usaha ketika suatu usaha hendak mencari pendanaan atau suntikan modal baru. Dari catatan ini dapat diketahui performa arus kas yang merupakan salah satu indikator kesehatan keuangan sebuah usaha. Salah satu langkah yang sebaiknya diambil perusahaan dalam rangka menyehatkan arus kas adalah dengan mengelola pengeluaran dengan otomatisasi. Contohnya adalah menggunakan software manajemen biaya untuk mengelola pembayaran invoice seperti Spenmo. Fitur pembayaran tagihan yang dimiliki Spenmo mempermudah dan menghemat waktu staf keuangan perusahaan dalam melakukan pembayaran beragam invoice yang datang dari vendor. Mereka tidak perlu repot login ke banyak akun untuk melakukan pembayaran ke bank-bank para vendor yang berbeda-beda, karena bisa diintegrasikan dalam satu platform, yakni Spenmo. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID AwXq558rSVAc8oF2rSARGeSWnCNfBQ61wfWCFfbZyBjdoKdAraWI8A==